Marc Jacobs Resmi Buka Toko Pertama di Jakarta
Marc Jacobs resmi membuka toko sendiri di Jakarta di bawah naungan Kanmo Group, menghadirkan busana, tas, dan aksesori ikonik langsung dari New York.

Marc Jacobs resmi membuka store di Jakarta pada acara peresmian yang digelar Kamis, 10 September 2026. Kehadiran ini berada di bawah naungan Kanmo Group, dan menjadi babak baru bagi brand asal New York itu di pasar Indonesia.
"Pembukaan store Marc Jacobs di Jakarta menjadi langkah penting untuk menghadirkan semangat brand yang bold, kreatif, dan ekspresif secara lebih dekat dengan pencinta fashion di Indonesia," kata Joe Frida, General Manager Kanmo Group, dalam acara tersebut.
Tiga koleksi yang dibawa ke toko baru
Store ini menghadirkan koleksi ready-to-wear atau busana siap pakai, tas, aksesori, dan footwear yang merepresentasikan perspektif kreatif Marc Jacobs. The Scene tampil dengan Pop J Marc hardware dan material smooth leather, suede, serta denim, dalam siluet shoulder bag, hobo bag, dan messenger bag. The Tote mengambil inspirasi dari arsip brand dengan nuansa utilitarian yang lebih elevated, lengkap dengan capsule collection eksklusif. Snapshot, tas yang pertama kali diperkenalkan di runway Spring 2016, melengkapi jajaran handbag ikonis lewat detail webbing, dual zipper, dan permainan color blocking.
Daisy Yellow jadi penanda interior
Interior modern dipadukan dengan elemen playful dan sentuhan warna Daisy Yellow, yang menjadi bagian dari identitas visual Marc Jacobs. Manoj Bharwani, Co-Founder Kanmo Group, menyebut kehadiran brand ini memperkaya portofolio Kanmo Group dengan karakter dan perspektif fashion yang unik, sekaligus memperluas pilihan bagi konsumen Indonesia dalam mengekspresikan gaya personal mereka. Marc Jacobs sendiri berdiri di New York sejak 1984 dan telah berkembang lebih dari empat dekade dengan individualitas sebagai benang merah desainnya.
Snapshot yang dijual di toko Jakarta ini adalah desain yang sama yang diperkenalkan di runway Spring 2016, sepuluh tahun sebelum toko ini dibuka — tanda bahwa Marc Jacobs membawa arsipnya, bukan cuma koleksi musim terbaru, ke pasar baru.