BOOX Media
BOOX NOW Radar Acara

SAFF & Co. Turns a Bottle of Perfume Into a Room You Can Walk Through

SAFF & Co. membuka The POSTOJNA Project di Fashion Atrium, Kota Kasablanka — parfum terbarunya diubah menjadi ruang berisi seni visual, musik, dan pengalaman VR yang bisa didatangi langsung.

IlustrasiIlustrasi lorong gua bergaya cetak riso dengan cahaya biru menyala dari celah di ujungnya, dikelilingi siluet batu dan bentuk bulat melayang menyerupai gelembung aroma.
Ilustrasi: gua bercahaya biru yang menjadi inspirasi ruang pameran, tempat parfum diubah menjadi pengalaman yang bisa dimasuki. Ilustrasi konseptual: BOOX Media, dibuat dengan bantuan AI

The POSTOJNA Project resmi digelar di Fashion Atrium, Kota Kasablanka, Jakarta. Pameran ini memperluas POSTOJNA Extrait de Parfum — kategori parfum dengan kandungan minyak wangi paling tinggi sehingga aromanya paling tahan lama dibanding jenis parfum lain — dari sekadar botol menjadi ruang fisik yang bisa dimasuki dan dijelajahi pengunjung.

Di dalamnya, pengunjung akan menemukan gabungan fragrance, seni visual, musik, teknologi VR, dan interactive scent experience yang dirancang untuk memberi beberapa cara berbeda dalam merasakan gagasan di balik parfum tersebut.

Aroma yang Lahir dari Gua di Slovenia

POSTOJNA mengambil namanya dari gua di Slovenia dan konsep 'Blue Hour' — jeda singkat cahaya biru sebelum matahari terbit. Parfumer asal Bulgaria, Miroslav Petkov, mengembangkan aroma ini bersama SAFF & Co. dengan susunan yang dibuka oleh Blue Apple, lilikoi, dan violet leaves, lalu berpindah ke muguet, pink pepper, dan maillette. Di tahap akhir, rockrose, hollow musk, dan sandalwood memberi karakter yang lebih hangat dan dalam. Konsep yang sama berlanjut ke desain botol dan kemasan, yang dikerjakan tim kreatif internal SAFF & Co. dengan referensi pada gelombang suara di dalam gua, bentuk Blue Apple, dan stalagmit putih salju — divisualkan lewat elemen bergaya cyanotype yang menggambarkan cahaya biru di balik aroma tersebut.

Gua Virtual, Sesi Mencium Aroma, dan RAN di Tengahnya

Pameran ini memberi pengunjung beberapa titik masuk untuk mengalami POSTOJNA. VR pods menghadirkan rekonstruksi Postojna Cave dan dunia imajiner Blue Apple secara imersif, sementara Sniffing Experience yang terpisah membiarkan pengunjung memeriksa aroma parfum itu sendiri secara langsung. Sebuah film pendek atmosferik turut menjadi bagian dari proyek ini, menampilkan band Indonesia RAN sebagai elemen gerak dan musik. RAN juga dijadwalkan tampil secara langsung di lokasi, menambahkan interpretasi lain atas konsep POSTOJNA lewat suara.

Bagian dari Eksperimen Enam Tahun SAFF & Co.

The POSTOJNA Project melanjutkan eksplorasi enam tahun SAFF & Co. dalam memadukan parfum dengan disiplin kreatif lain. Rumah parfum asal Indonesia ini sebelumnya telah menggandeng sejumlah seniman dan ilustrator untuk membangun identitas visual di sekitar aroma-aroma yang mereka rilis. Pada POSTOJNA, sebagian besar proses itu — visual, suara, teknologi, dan aroma — dikumpulkan menjadi satu instalasi tunggal di Fashion Atrium.

BOOX NOTE

Yang membedakan POSTOJNA dari peluncuran parfum biasa adalah kehadiran RAN, yang muncul di film pendek proyek ini sekaligus dijadwalkan tampil langsung di lokasi. Tanggal dan jam operasional pameran belum tercantum di rilis ini, sehingga detail tersebut masih perlu dipastikan lebih lanjut oleh calon pengunjung.

Sumber & transparansiBerdasarkan laporan NOW! Jakarta ↗BOOX Media membangun ulang tulisan ini dari fakta yang tersedia; susunan, judul, dan catatan editorial ditulis oleh BOOX.