BOOX Media
BOOX NOW Kabar Kota

Kuota Wisatawan TN Komodo Habis, Kunjungan Harian Dipotong Jadi 500 Orang

Kuota tahunan ke Taman Nasional Komodo sudah terpakai habis sejak Agustus. Pengelola menambah kuota sampai Desember, tapi batas kunjungan hariannya dipotong setengah.

IlustrasiIlustrasi dermaga kayu Taman Nasional Komodo dengan satu perahu wisata kayu dan sedikit wisatawan, di depan perbukitan sabana kering dan laut biru, dengan ruang kosong luas di dermaga
Ilustrasi: Dermaga TN Komodo yang kini lebih lengang — batas kunjungan harian dipotong dari 1.000 menjadi 500 orang untuk sisa tahun 2026. Ilustrasi konseptual: BOOX Media, dibuat dengan bantuan AI berdasarkan referensi visual Taman Nasional Komodo, dermaga pintu masuk (area Loh Liang/Loh Buaya) dan perahu wisata kayu khas Labuan Bajo

Kuota kunjungan wisatawan ke Taman Nasional Komodo untuk tahun 2026 sudah habis sejak Agustus — empat bulan lebih cepat dari akhir tahun. Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) menetapkan kuota tahunan sebanyak 365 ribu wisatawan dengan batas maksimal 1.000 pengunjung per hari, dan angka itu sudah terpenuhi di pertengahan tahun.

Untuk menutup sisa 2026, BTNK menambah kuota untuk periode September-Desember. Tapi tambahan ini datang dengan syarat baru: batas kunjungan harian yang sebelumnya 1.000 orang, sekarang dipotong menjadi maksimal 500 wisatawan per hari.

"Kita tambahkan lagi [kuota 500 pengunjung per hari]. Karena kuotanya habis kita sesuaikan dengan ditambah," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BTNK Lugi Hartanto, Sabtu (26/9), seperti dikutip detikTravel.

Kuota Habis Lebih Cepat dari Jadwal, Distribusi Tiket Jadi Masalah

Menurut Lugi, salah satu sebab kuota tahunan cepat terpakai adalah ketidaksesuaian antara tanggal tiket dan tanggal kedatangan wisatawan. Ada pengunjung yang masuk lebih awal dari tanggal yang tercantum di tiketnya. "Masyarakat belinya hari apa, masuknya hari apa. Ini yang perlu kita rapikan lagi," ujarnya. Untuk merespons ini, Lugi telah mengeluarkan pengumuman tertulis mengenai penyesuaian distribusi kuota kunjungan di TN Komodo. Pengumuman itu ditandatangani pada 22 September 2026, seminggu sebelum kebijakan pembatasan 500 pengunjung per hari diberlakukan.

Dari 1.000 Jadi 500: Apa Artinya bagi Rencana Perjalanan Akhir Tahun

Batas 1.000 pengunjung per hari sebelumnya adalah bagian dari kebijakan pembatasan kunjungan yang mulai diterapkan April 2026, menyusul penetapan kuota tahunan 365 ribu orang oleh Kementerian Kehutanan melalui BTNK. Kebijakan ini sempat ditolak sejumlah pelaku pariwisata dan komponen masyarakat lain sebelum akhirnya tetap diberlakukan. Dengan batas harian kini separuh dari sebelumnya, slot kunjungan untuk periode September-Desember otomatis lebih sempit dibandingkan paruh pertama tahun. Bagi siapa pun yang berencana ke Labuan Bajo dan Pulau Komodo sebelum akhir tahun, ini berarti pemesanan trip lewat operator perlu dipastikan lebih awal — sumber yang tersedia tidak menyebutkan mekanisme booking atau harga tiket terbaru, sehingga detail itu sebaiknya dikonfirmasi langsung ke BTNK atau operator resmi.

Perbandingan dengan Tahun Lalu

Pada 2025, TN Komodo tercatat menerima 429.509 kunjungan wisatawan — sebelum pembatasan kuota 365 ribu per tahun resmi berlaku. Lugi memperkirakan jumlah kunjungan sepanjang 2026 akan berada di kisaran yang sama. "Kemungkinan naiknya kayak sama dengan tahun kemarin," katanya.

BOOX NOTE

Detail yang belum terjawab dari pengumuman BTNK: bagaimana distribusi 500 slot harian itu dibagi antar-operator atau antar-platform pemesanan, dan apakah tiket yang sudah dibeli untuk tanggal di atas kuota baru akan tetap berlaku. BTNK menyebut sedang "merapikan" sistem tanggal beli-masuk, tapi belum ada rincian teknis soal itu di pengumuman 22 September.

Sumber & transparansiBerdasarkan laporan CNN Indonesia Gaya Hidup ↗BOOX Media membangun ulang tulisan ini dari fakta yang tersedia; susunan, judul, dan catatan editorial ditulis oleh BOOX.